Home » , , » LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI / ACARA KE VII / ANALISIS VEGETASI

LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI / ACARA KE VII / ANALISIS VEGETASI

Written By Arifin Budi Purnomo on Jumat, 07 Desember 2012 | 10.33.00


LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI
ACARA KE VII
ANALISIS VEGETASI










Oleh :

Nama                            :
NIM                              :
Rombongan                    :
Asisten                          :

                            



DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
UNIVERSITAS JENDRAL SOEDIRMAN
FAKULTAS PERTANIAN
PURWOKERTO
2012




BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang
            Mahasiswa pertanian dalam rangka mempelajari dan memperdalam ilmu biologi wajib melaksanakan tugas praktikum sebagai salah satu syarat dalam mata kuliah biologi.Dalam hal ini praktikum yang dilaksanakan adalah “ANALISIS VEGETASI” yang diperlukan untuk mengetahui vegetasi tumbuhan yang ada secara detail dari segi macam spesies,jumlah maupun bobot masing-masing spesies serta frekuensinya.Analisis vegetasi didasarkan pada pengambilan contoh  dari komposisi populasi di lapangan,metode serta ukuran pengambilan contoh ditentukan oleh tujuan analisis vegetasi tersebut.Analisis vegetasi yang umum digunakan adalah metode kuadrat.Dengan uraian tersebut mahasiswa perlu membuat laporan hasil dari praktikum.

B. Tujuan
1.      Mengetahui vegetasi tumbuhan yang ada secara detail dari segi macam spesies,jumlah maupun bobot masing-masing spesies serta frekuensinya.
2.      Melaksanakan tugas sebagai salah satu syarat dari mata kuliah biologi.

C. Dasar teori
            Vegetasi menggambarkan perpaduan berbagai jenis tumbuhan di suatu wilayah atau daerah.Suatu tipe vegetasi menggambarkan sesuatu daerah dari segi penyebaran tumbuhan yang ada baik secara ruang maupun waktu.Rawa-rawa,hutan,padang rumput dapat dijadikan contoh dari tipe vegetasi.Suatu tipe vegetasi kadangkala dibagi lagi menjadi beberapa komunitas yang predominan atau disebut asosiasi yaitu sekumpulan beberapa jenis tumbuhan yang tumbuh bersama-sama di suatu lingkungan.Komunitas tumbuhan(asosiasi) sering kali digunakan oleh para ahli ekologi untuk menjelaskan vegetasi.Sifat-sifat dasar yang dimiliki oleh suatu komunitas tumbuhan adalah (1) mempunyai komposisi floristic yang tetap,(2)fisiognomi (struktur,tinggi,penutupan,tajuk daun,dan sebagainya) yang relatif seragam dan (3) mempunyai penyebaran yang karakteristik dalam lingkungan atau habitat dengan ciri-ciri tertentu(Ekologi Gulma,oleh Soetikno.S.Sastroutomo).Formasi vegetasi yang disebabkan faktor-faktor edafik.Faktor edafik berupa factor-faktor yang terdapat setempat seperti kandungan garam,struktur tanah dan gas-gas yang mempengaruhi sifat vegetasi.(Biologi Umum 2,oleh Idjah Soemarwoto).
          




BAB II
MATERI PRAKTIKUM

A. Bahan
1.     Rumput Teki
2.     Alang-alang
3.     Tanaman Putri Malu

B. Alat
1.     Alat tulis
2.     Kertas
3.     Penggaris
4.     Kayu petak (ukuran 0,5 x 0,5 m2)
5.     Plastik
6.     Timbangan

C. Cara kerja
1.     Mula-mula ambil sample dengan cara melempar sembarang kayu petak dan diambil 4 sampel dengan posisi saling berdekatan.
2.     Catat jenis tumbuhan yang masuk kedalam sample mulai dari sampel ke-1 sampai  sampel ke-4.
3.     Ambil setiap jenis tumbuhan dan masukkan ke dalam plastik.Setiap jenis tumbuhan dipisahkan.Jangan sampai tercampur antara jenis tumbuhan satu dengan yang lain.
4.     Pisahkan setiap jenis tumbuhan sesuai dengan perkiraan sampel yang ada dan timbang dengan timbangan yang telah disediakan.
5.     Hitung setiap jenis tumbuhan sesuai sampel yang ada untuk menghitung kerapatan mutlak.
6.     Lakukan penghitungan untuk penutupan mutlak,kerapatan mutlak,frekuensi dan biomassa.
7.     Lalu hitung penutupan relatif,kerapatan relatif,frekuensi relatif, dan berat basah relatif untuk setiap jenis tumbuhan.
8.     Terakhir hitung SDR= Summed Dominance Ratio dari setiap jenis tumbuhan.Hasil penjumlahan dari semua SDR dari setiap tumbuhan harus mendekati 100%.






BAB IV
PEMBAHASAN
Komunitas tumbuhan senantiasa ditandai oleh jenis-jenis yang dominannya.Pepulasi adalah sekelompok individu tumbuhan yang sejenis yang hidup disuatu lingkungan atau habitat tertentu yang dapat melakukan persilangan diantara sesamanya.Vegetasi menggambarkan perpaduan berbagai jenis tumbuhan di suatu wilayah atau daerah.Suatu tipe vegetasi menggambarkan sesuatu daerah dari segi penyebaran tumbuhan yang ada baik secara ruang maupun waktu.Rawa-rawa,hutan,padang rumput dapat dijadikan contoh dari tipe vegetasi.Dalam praktikum analisis vegetasi ini kami mengambil sampel dari belakang program sarjana fakultas biologi.Dan didapat dalam vegetasi tersebut terdiri dari 3 jenis tanaman yaitu:   
1.      Rumput Teki
2.      Alang-alang
3.      Putri Malu
Penutupan mutlak yaitu menyatakan berapa luas area yang ditumbuhi oleh suatu jenis tumbuhan, yang menggambarkan kemampuan jenis tumbuhan tersebut dalam hal bersaing dengan jenis lainnya.Penutupan adalah proyeksi vertical dari tajuk(kanopi) suatu jenis pada area yang diambil contohnya,dinyatakan dalam persen luas secara penaksiran.Dari hasil praktikum telah di teliti bahwa penutupan mutlak dari masing-masing tanaman dari semua petak yang telah dijumlahkan adalah :
1.      Rumput Teki               : 85  %
2.      Alang-alang                 : 174 %
3.      Putri Malu                   : 140 %
Pada perhitungan penutupan relatif telah diketahui   :
1.      Rumput Teki               : 21,25 %
2.      Alang-alang                 : 43,75 %
3.      Putri Malu                   : 35,00 %
Kerapatan mutlak yaitu Menunjukan jumlah individu suatu jenis tumbuhan pada setiap petak conyoh.Dari hasil praktikum telah diteliti bahwa kerapatan mutlak dari masing-masing tanaman dari semua petak yang telah dijumlahkan adalah :
1.      Rumput Teki               : 310
2.      Alang-alang                 : 180
3.      Putri Malu                   : 325
Pada perhitungan kerapatan relatif telah diketahui :
1.      Rumput Teki               : 38,03 %
2.      Alang-alang                 : 22,08 %
3.      Putri Malu                   : 39.87 %
Frekuensi adalah beberapa jumlah petak contoh yang diamati.Dari hasil praktikum telah diteliti bahwa frekuensinya adalah :
1.      Rumput Teki               : 3 (tiga)
2.      Alang-alang                 : 4 (empat)
3.      Putri Malu                   : 4 (empat)
Pada perhitungan frekuensi relatif telah diketahui :
1.      Rumput Teki               : 27,27 %
2.      Alang-alang                 : 36,36 %
3.      Putri Malu                   : 36,36 %
Dari hasil praktikum telah diketahui bahwa biomassa( Berat Basah) dari setiap jenis tanaman adalah:
1.      Rumput Teki               : 125 gram
2.      Alang-alang                 : 350 gram
3.      Putri Malu                   : 25   gram

SDR(Summed Dominance Ratio) adalah suatu upaya dalam mendeskripsikan suatu komunitas vegetasi.Dari hasil praktikum telah diketahui bahwa SDR dari setiap jenis tanaman adalah :
1.      Rumput Teki               : 27,025 %
2.      Alang-alang                 : 40,63   %
3.      Putri Malu                   : 28.885 %
Dapat dilihat dari SDR setiap jenis tanaman diketahui bahwa tanaman Alang-alang lebih mendominasi dari pada jenis tanaman lain.
Vegetasi menggambarkan perpaduan berbagai jenis tumbuhan di suatu wilayah atau daerah.Suatu tipe vegetasi menggambarkan sesuatu daerah dari segi penyebaran tumbuhan yang ada baik secara ruang maupun waktu.Dari dasar teori itu bisa kita bandingkan dari hasil pengamatan.Sampel yang kita ambil yang lebih banyak didominasi oleh tanaman Alang-alang,yang menggambarkan keadaan suatu lingkungan itu merupakan lingkungan yang baik untuk tanaman Alang-alang.
Formasi vegetasi yang disebabkan faktor-faktor edafik.Faktor edafik berupa faktor-faktor yang terdapat setempat seperti kandungan garam,struktur tanah dan gas-gas yang mempengaruhi sifat vegetasi.(Biologi Umum 2,oleh Idjah Soemarwoto).Dari hasil pengamatan telah diketahui tanaman Alang-alang lebih mendominasi, oleh karena itu struktur tanah,kandungan mineral dan garam serta gas-gas sangat mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman Alang-alang.






BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN


A. Kesimpulan
            Dari hasil pengamatan dan praktikum di lapangan dapat disimpulkan bahwa :
1.      Vegetasi yang ada di dalam sampel terdiri dari 3 jenis tanaman yaitu rumput teki, alang-alang dan putri malu.
2.      Dari pembahasan yang telah disampaikan dari 3 jenis tanaman diketahui :
o   SDR    :          
A.Rumput Teki           : 27,025 %
B. Alang-alang            : 40,63   %
C. Putri Malu              : 28,885 %
o   Bobot Masa :

A. Rumput Teki          : 125 gram

B. Alang-alang            : 350 gram
C. Putri Malu              :   25 gram

B. Saran

1.      Dalam kegiatan praktikum penjelasan mengenai praktek lapangan,hal-hal yang perlu diperhatikan lebih diperjelas lagi, agar praktekan bisa lebih memahami materi praktikum.

2.      Dalam pembuatan laporan perlu diperjelas lagi, agar hasil laporan lebih tepat sasaran.





DAFTAR PUSTAKA
Soemarwoto, Idjah,1987.Biologi Umum.Gramedia.Jakarta.
Sastroutomo,S.S.,1990.Ekologi Gulma.Gramedia.Jakarta.
www.Perhutani.com.Diakses jam 17.10 tanggal 7 Oktober 2005











Share this article :

0 komentar:

Poskan Komentar

Budayakan Berkomentar dengan Baik dan Sopan :)

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Arifin Budi Purnomo Blog - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger