Home » , , » Cerita Motivasi / Berdialog dengan Satu Detik

Cerita Motivasi / Berdialog dengan Satu Detik

Written By Arifin Budi Purnomo on Jumat, 11 Januari 2013 | 14.51.00

by Arifin Budi Purnomo
Assalamu'alaikum Wr Wb

Suatu ketika  seusai bangun tidur siang (kebiasaan hehe) aku terdiam sejenak untuk memulihkan keseimbanganku. Di depan meja belajar warisan santri-santri terdahulu aku terdiam. Ditengah-tengah aku terdiam, aku menemukan sebuah potongan kertas kecil yang tertempel di penutup rak meja itu. Disana ada tulisan yang sepertinya di gunting dan sengaja dan ditempel. Kertas kusam tersebut cukup menarikku untuk membacanya (punya tangan kali ya J). Judul yang tertera adalah “BERDIALOG DENGAN SATU DETIK”. Tulisan bertipe prolog yang kurang lebih begini ceritanya:


            Pada suatu hari aku duduk dan menghadapkan hati ini kehadirat Allah SWT sambil menyesali rentangan usia yang telah kulalui. Kupanggil satu detik dati waktu hidupku dan aku katakana kepadanya:
+ “Aku harap engkau mau kembali lagi kepadaku, supaya aku dapat menggunakanmu untuk berbuat kebaikan”.
-“Sesungguhnya tidak ada waktu yang sudi berkompromi untuk berhenti”, kata satu detik.
+”Wahai detik, aku mohon.. kembalilah kepadaku agar aku dapat memanfaatkanmu keluanganku pada dirimu”.
-“Bagaimana aku dapat kembali padamu, padahal aku telah tertutup oleh perbuatan-perbuatanmu yang telah lalu”.
+”Coba lakukanlah hal yang membuatmu kembali kepadaku”
-”Seandainya kekuasaan ada ditanganku, pastilah aku akan kembali kepadamu, namun tiada kehidupan bagiku. Dan itu terlipat oleh lembaran-lembaran amalmu dan diserahkan kepada Allah SWT.
+”Apakah mustahil, jika engkau kembali kepadaku, padahal saat ini engkau sedang berbicara padaku?”
-“Sesungguhnya detik-detik dalam kehidupan manusia ada yang dapat menjadi kawan setianya dan ada kalanya ia menjadi musuh besarnya. Aku adalah salah satu detik yang menjadi musuh besarmu dan yang menjadi saksi atas kamu di hari kiamat kelak. Mungkinkah akan bertemu antara dua hal yang saling bermusuhan?”.
+”Aduh.. alangkah menyesalnya aku. Betapa aku telah sering menyia-nyiakan detik-detik dalam perjalanan hidupku. Tetapi sekali lagi aku mohon sekiranya engkau sudi kembali kepadaku, niscaya aku akan beramal sholeh di dalammu yang pernah aku tinggalkan”.
Maka detik itu terdiam, tanpa mengeluarkan sepatah katapun, dan kupun lantas memanggilnya:
+“Wahai detik.. tidaklah engkau mendengar panggilanku? Kumohon detik, jawablah!
-“Wahai orang-orang yang lali akan dirinya, wahai orang-orang yang menyia-nyiakan waktunya, taukah kamu, saat ini, demi mengembalikan satu detik saja, sesungguhnya kamu telah menyia-nyiakan beberapa detik dari umurmu. Mungkinkah engkau dapat mengembalikan mereka pula? Namun aku hanya dapat berpesan kepadamu, Sesungguhnya segala  perbuatan yang baik itu akan menghapuskan dosa perbuatan yang buruk.”

Begitulah kurang lebihnya cerita yang ada pada kertas kusam yang tertempel pada meja itu. Tulisan kecil itu mulai menusuk-nusuk pikiranku. Betapa banyak waktu yang telah aku sia-siakan kemaren hari. Aku mulai sadar pula, bahwa ketika itu aku ketinggalan sholat dzuhur berjamaah di masjid. Astagfirullah,.. aku seperti telah diberi peringatan oleh Allah melalui portongan kertas kecil itu. Sungguh dan sungguh Allah masih menyayangiku karena aku masih mempunyai sisa waktu untuk menghapuskan setiap kesalahan dengan berbuat baik seperti nasehat cerita di atas. Akupun segera mengambil wudhu untuk mendirikan sholat dan memohon ampun kepada Allah akan kesalah-kesalahanku.

Untuk itu, sobatku yang berbahagia marilah kita sadar bahwa sesungguhnya waktu tidak akan bisa kembali lagi. Maka dari itu, mari kita gunakan waktu yang diberikan Allah kepada kita ini dengan mengisi segala perbuatan baik agar kita tidak menyesalinya kelak. Menjadi pribadi yang sholeh maupun sholehah yang mendapat ridho dari Allah SWT. Aamiin.
Share this article :

0 komentar:

Poskan Komentar

Budayakan Berkomentar dengan Baik dan Sopan :)

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Arifin Budi Purnomo Blog - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger