Home » » Cerita Motivasi & Inspirasi / Kisah dibalik Jendela Rumah Sakit

Cerita Motivasi & Inspirasi / Kisah dibalik Jendela Rumah Sakit

Written By Arifin Budi Purnomo on Rabu, 20 Februari 2013 | 05.39.00

Assalamu’alaikum Wr Wb

Sahabat yang berbahagia,  Alkisah ada dua orang yang mempunyai penyakit serius menempati kamar yang sama di sebuah rumah sakit. Pasien pertama yang tempat tidurnya terletak di sebelah jendela satu-satunya di kamar itu, setiap siang hari dibolehkan duduk selama satu jam supaya cairan di paru-parunya cepat hilang. Sedang Pasien yang kedua hanya dapat berbaring di atas punggungnya setiap hari.
Kedua orang ini berbicara tentang istri, keluarga, rumah tangga, pekerjaan dan keterlibatan mereka dalam tugas-tugas militer. Setiap siang, ketika pasien yang dekat jendela duduk, ia menghabiskan waktunya bercerita kepada teman sekamarnya tentang semua yang ia lihat dari balik jendela. Teman sekamarnya selama satu jam hidup dalam dunia yang lebih luas. Kegiatan dan warna dunia luar membuatnya lebih bergairah hidup.
Jendela itu menghadap ke taman yang di dalamnya ada telaga yang indah. Angsa dan itik bermainan di atas air sementara anak-anak melayarkan kapal-kapal mainannya. Sepasang kekasih jalan bergandeng tangan di antara bunga-bunga yang berwarna-warni seperti pelangi. Pohon tua yang besar menambah indahnya pemandangan. Garis bayangan kota terlihat di kejauhan. Setiap kali pasien yang di dekat jendela menjelaskan semuanya secara indah dan rinci, teman sekamarnya memejamkan mata membayangkan pemandangan itu.
Suatu siang yang hangat, pasien yang di dekat jendela menceritakan parade yang lewat. Meskipun teman sekamarnya sama sekali tidak mendengar suara drum band, tapi ia dapat melihat parade itu dalam pikirannya karena temannya menggambarkannya dengan jelas.
Hari berganti minggu, minggu berganti bulan. Suatu pagi, perawat yang datang membawakan air untuk mandi mereka mendapati tubuh pasien dekat jendela sudah tidak bernyawa. Ia meninggal dengan penuh kedamaian dalam tidurnya. Perawat yang selama ini telah merawatnya merasa sedih. Ia memanggil karyawan rumah sakit untuk memindahkan mayat itu.
Setelah menganggap layak waktunya, pasien yang lain bertanya apakah ia boleh pindah ke dekat jendela. Perawat tidak keberatan dengan pergantian tempat ini. Setelah merasa bahwa sang pasien telah berbaring dengan nyaman di sebelah jendela, sang perawat pergi meninggalkannya sendiri.

Perlahan-lahan dengan menahan sakit, pasien itu menggunakan sikunya agar tubuhnya naik dan dapat melongok ke jendela. Akhirnya ia bakal melihat pemandangan indah itu dengan mata kepalanya sendiri. Ia tegangkan badannya lalu perlahan-lahan berputar untuk melihat ke jendela. Betapa kagetnya ketika ia mengetahui bahwa di balik jendela itu hanya tembok belaka. Si pasien lalu menceritakan kejadian yang dialaminya kepada perawat.
“Apa gerangan yang membuat teman sekamarku berbuat demikian?” Tanya si pasien kepada perawat.
“Lelaki itu sesungguhnya buta, tembok yang ada di seberang jendela itu pun tak dapat dilihatnya.” Jelas si perawat.
“Mungkin ia ingin membesarkan hatimu…….!!!”
“Lelaki itu sesungguhnya buta, tembok yang ada di seberang jendela itu pun tak dapat dilihatnya.” Jelas si perawat. “Mungkin ia ingin membesarkan hatimu.”

Sahabat, mungkin selama ini kita tidak pernah menyangka bahwa ada sebagian orang yang walaupun dalam keadaan yang sama-sama terpuruk masih sempat memberi dan melakukan kebaikan bagi orang lain. Walaupu ia sakit misalnya seperti kisah diatas, ia senantiasa menghibur teman di dekatnya agar damai hatinya dan meluoakan akan kesakitanya.

Seperti yang kita ketahui, seorang yang menghibur diatas di akhir hayatnya ia ditemukan meninggal dengan wajah yang berseri, penuh kedamaian.

Dari cerita kecil diatas, kita dapat menarik sebuah pelajaran berharga bahwa
"Ketika kita berbuat baik bagi orang lain, maka Allah juga akan membalas kebaikan itu kepada kita"

Mungkin hanya sedikit ini yang dapat saya sampaikan. Semoga dapat memberi manfaat bagi kita semua. Kurangnya mohon maaf.

Assalamu'alaikum Wr Wb


Share this article :

0 komentar:

Poskan Komentar

Budayakan Berkomentar dengan Baik dan Sopan :)

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Arifin Budi Purnomo Blog - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger