Home » » Cetita Motivasi & Inspirasi / Pelajaran dari Sang Pohon

Cetita Motivasi & Inspirasi / Pelajaran dari Sang Pohon

Written By Arifin Budi Purnomo on Sabtu, 09 Februari 2013 | 17.49.00


Assalamu’alaikm Wr Wb
Sahabatku yang berbahagia,
Pada kesempatan yang berbahagia kali ini, saya ingin berbagi cerita pada sahabat semua tentang seorang ayah dan anaknya yang sedang menempuh suatu perjalanan. Tanpa disangka mereka menemukan pelajaran berharga dalam perjalanannya untuk dapat dijadikan pedoman dalam menjalani hidup. Kira-kira apa yang ia dapat dari perjalanannya itu?. Mari kita simak bersama cerita berikut….

****

Dalam sebuah perjalanan seorang ayah dengan puteranya, sebatang pohon kayu nan tinggi ternyata menjadi hal yang menarik untuk mereka simak. Keduanya pun berhenti di bawah rindangnya pohon tersebut.

“Anakku,” ucap sang ayah tiba-tiba. Anak usia belasan tahun ini pun menatap lekat ayahnya. Dengan sapaan seperti itu, sang anak paham kalau ayahnya akan mengucapkan sesuatu yang serius.

“Adakah pelajaran yang bisa kau sampaikan dari sebuah pohon?” lanjut sang ayah sambil tangan kanannya meraih batang pohon di dekatnya.

“Menurutku, pohon bisa jadi tempat berteduh yang nyaman, penyimpan air yang bersih dari kotoran, dan penyeimbang kesejukan udara,” jawab sang anak sambil matanya menanti sebuah kepastian.

“Bagus,” jawab spontan sang ayah. “Tapi, ada hal lain yang menarik untuk kita simak dari sebuah pohon,” tambah sang ayah sambil tiba-tiba wajahnya mendongak ke ujung dahan yang paling atas.

“Perhatikan ujung pepohonan yang kamu lihat. Semuanya tegak lurus ke arah yang sama. Walaupun ia berada di tanah yang miring, pohon akan memaksa dirinya untuk tetap lurus menatap cahaya,” jelas sang ayah.

“Anakku,” ucap sang ayah sambil tiba-tiba tangan kanannya meraih punggung puteranya. “Jadikan dirimu seperti pohon, walau keadaan apa pun, tetap lurus mengikuti cahaya kebenaran,” ungkap sang ayah begitu berkesan.

                                                                            ****

Sahabat
yang budiman, keadaan tanah kehidupan yang kita pijak saat ini, kadang tidak berada pada hamparan luas nan datar. Selalu saja ada keadaan tidak seperti yang kita inginkan. Ada tebing nan curam, ada tanjakan yang melelahkan, ada turunan landai yang melenakan, dan ada lubang-lubang yang muncul di luar dugaan.

Pepohonan, seperti
yang terdapat dalam cerita kecil diatas menggambarkan kehidupan yang senantiasa menempuh jalan kebenaran, iman yang kokoh dalam jalan-jalan yang dirido’i Allah SWT.
Sebagai pribadi muslim, tentunya kita senantiasa untuk menjadi layaknya pohon tersebut. Senantiasa untuk meniti jalan di Agama Allah walau dalam kondisi yang bagaimanapun. Hingga kita dapat mengambil pelajaran bahwa

”Apapun keadaan kita, bagaimanapun kondisi kita, marilah senantiasa untuk selalu pada jalan yang benar, jalan Agama yang di Ridho’I Allah SWTdemi mencapai suatu keselamatan yang sebenarnya”


Sahabatku yang baik, tidak banyak yang dapat saya bagikan pada kesempatan yang indah kali ini. Kiranya ada kata yang kurang berkenan pada diri sobat, saya minta maaf. Semoga di lain kesempatan masih dipertemukan kembali.

Tiada hari yang tersisa melainkan mengkaji ayat-ayat Allah untuk senantiasa memperbaiki kualitas diri.

Wassalamu’alikum Wr Wb J


Share this article :

0 komentar:

Poskan Komentar

Budayakan Berkomentar dengan Baik dan Sopan :)

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Arifin Budi Purnomo Blog - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger