Home » , » Diary Liburan Santri Pesma MAFAZA Purwokerto

Diary Liburan Santri Pesma MAFAZA Purwokerto

Written By Arifin Budi Purnomo on Jumat, 15 Februari 2013 | 19.27.00

Assalamu’alaikum Wr Wb
Apa kabar sobatku semuanya?. Tentunya udah pada seneng ya karena habis liburan sama keluarga ataupun temen-temen alias mudik hehe. Kok nampaknya masih pada sedih ya… :D. Hmm pasti karena jatah liburnya udah mau habis nie,, ketahuan dah itu raut-raut mukanya. Tapi gak papalah, jangan pada sedih semua. Karena sebentar lagi bakal ada orang cakep lagi baik (heits jangan protes dulu) mau bagi-bagi cerita nih. Udah pada nunggu ya? (PD banget). Ok lah,, pada kesempatan yang baik kali ini saya ingin berbagi cerita tentang liburan saya yang kebanyakan saya habiskan di Pesantren Mahasiswa MAFAZA Purwokerto. Berikut kegiatan yang juga menjadi rutinitas para santri PESMA MAFAZA.
Berbeda dengan kebanyakan mahasiswa yang lain, nasib para santri PESMA Mafaza  Purwokerto tetep harus melakukan kegiatan di asrama. Justru dengan waktu liburanlah semua kegiatan baik pengembangan diri maupun pemakmuran masjid dimaksimalkan.Berhubung kegiatan masih begitu padat, maka kegiatan mudik harus dijadwalkan dengan jatah maksimal 15 hari per santri. Selama 15 hari tersebut dapat dengan bebas ia gunakan untuk keperluan mudik semua, keperluan magang, PKL, dan lainya. Hmm cukup gimana gituya? Yang harusnya liburan 1.5 bulan lamanya, sekarang menjadi 15 hari. Tapi semua itu bukan menjadi problema, jalani dengan senang hati dan penuh semangat. Kita  melangkah lebih duluan untuk mencetak sejarah dalam proses yang lebih awal dari yang lain. (cemunguut)
Masih ada sekitar 5 haris etelah UAS untuk santai-santai. Itu pun bukan santai sih, persiapan ujian fikih bersama para ustad, kajian ba’da magrib, siamak’an, tahsin tiap subuh, tartili tiap habis isyak dan setor hafalan bagi yang siap masih tetep berlanjut. Bagiku masih ada satu tanggungan lagi, yakni ngurusin radio tercinta 96.7 Mafaza fm (promosihehe). Ada pun kegiatan tambahan yang lain, itu tergantung dimana para santri di plotkan semacam UKM di  pesantrenlah.
       *****

Hari pertama kegiatan pengembangan diri dimulai dari hari senin, 20 januari 2013 pukul 8 pagi. Banyak kegiatan yang telah dijadwalkan. Tentunya kesemuanya terlalu disayangkan jika dilewatkan. Kegiatan yang pertama adalah semua santri wajib sudah kumpul jam 8 pagi di masjid  tercinta Fatimatuzzahra. Selanjutnya adalah acara sholat duha untuk mengawali kegiatan selanjutnya yakni acara pembukaan dengan qiro’ah bersama terlebih dahulu.  Setelahnya, baru secara bersama menuju gedung GSG lantai 2 untuk training semacam pelatihan desain grafis.
Pelatihan desain grafis kesempatan kali ini adalah pelatihan corel draw. Tidak asing lagi sih bagiku, karena waktu sma sudah pernah diajarin. Walaupun sudah pernah diajarin sebelumnya tapi aku lupa (dulu gak bisan sekarang lupa) hehe. Gak papalah yang penting sekarang pelatihanya langsung praktek dari dasarnya. OK, cekidot
Para santri dibagi menjadi kelompok-kelompok. Tiap kelompok diberi tugas untuk meniru design yang ada dengan modivikasi sebagus mungkin. Kebetulan kali ini aku mendapat kelompok dengan si JO. Panggilan akrab Jovi Ardan keperawatan STIKES Harapan Bangsa Purwokerto.
Tanpa basa-basi, ucapkan bismilah. Jrengg,, jrengg,, langsung jadi hasilnya haghag. Ini dia………..
Keren banget bukan. Iya lah (Pede). :D. Namanya juga cuman niru, bukan inspirasi sendiri. #waduh keceplosan :D.
Latihan grafis berlangsung selama beberapa hari. Bukan hanya sekedar membuat pamphlet seperti diatas, namun juga diberi pelatihan untuk membuat layout majalah dan semacamnya. Dari situlah setidaknya para santri mengerti dasar yang perlu di kuasai ketika akan membuat pamphlet, barner, dan lainya.
Hari berikutnya, acara yang tidak kalah menariknya adalah,,, tet terettttt. Desain Taman Indah (Hore). Kayaknya sih menarik ya,.?. Dalam bayangan para santri itu kita akan belajar desain dengan semacam autoket untuk membuat desain taman. Namun semua perkiran ternyata salah. Gubrak.!!, semua santri kaget bener. Persiapan mandi sudah, pake baju rapi, minyak wangi dan sisiran gaya santri paling cool sudah siap. Eh ujung-ujungnya ternyata desain taman itu turun ke lapangan langsung macul-macul gitu. Gimana coba? .....Z’zzz!@#$%^&*()......
Sehubungan dengan terjadinya peristiwa terapi kejut diatas, para santri pun harus menerima dengan lapang dada (kaya di pilem2 pokoknya). Dan pada akhirnya semua memutuskan untuk ke kamar masing masing dengan penuh harapan baru. Ganti baju trining maksudnya J. Jangan tegang dulu :D
Pagi itu desain taman dipimpin oleh pak Hariono. Aku kurang mengerti tentang profil beliau, kalo gak salah ia bertugas kaya seorang sesainer taman, kayak gitu lah pokoknya. Selain itu setahuku dia tinggal di Pandak, Baturaden, utara Purwokerto.
Satu pelajaran berharga yang aku tangkap pada sebuah nasehat yang beliau berikan pada para santri adalah prinsip menanam. Prinsip tersebut tidak aku dapatkan di materi perkuliahan walaupun aku kuliah di SosEk Pertanian UNSOED.
Beliau mengatakan bahwa,
“Ketika kita menanam sebuah tanaman atau pohon, janganlah kita memikirkan atau memperhitungkan apakah kita akan memetik hasilnya di esok hari. Namun, kita berfikir bahwa, walaupun tidak memetik hasil panennya, setidaknya kita menanam bisa member manfaat bagi makhluk Allah yang lain seperti burung-burung, semut, serangga kecil dan lainya. Jika kesemuanya itu diniatkan karena Allah SWT, Insyaallah akan menjadi amal sodaqoh kita di hadapan Allah nanti”
Subhanallah, sebuah nasehat yang begitu membuka pemikiran para santri pada pagi itu. Aku pun belum pernah terbayang akan prinsip mulia tersebut. Namun sang bapak berusia sekitar 50an tahun itu telah membelah mindset yang selama ini terkesan telah tidur panjang.
Berkat nasehat tersebut, semua santri langsung bersemangat, jiwa 45 mulai muncul dan berkobar (kayak mau perang nih :D). Dan saking bersemangatnya kita lihat potret berikut
 Selain potret diatas, ternyata sehabis itu mereka pada galau HLO…

Galau karena udah pada kelaperan belum pada dikasih sarapan hehe.
Namun nampaknya rasa kegalauan mulai terobati. Karena kita seger makan-bersama Horeeee.
(Keluarga Bahagia Penuh Semangat :D)
Menginjak hari selanjutnya, nampaknya menjadi hari yang cukup istimewa. Iya, karena kali ini adalah pelatihan BroadCasting atau lebih masuknya yaitu kepenyiaran radio. Wauow,, jangan histeris dulu ya,, :D
Kesempatan kali ini langsung diampu oleh seorang dosen komunikasi UNSOED. Beliau bernama Agung Nugraha. Dosen dan juga menjabat sebagai pengawas keperizinan radio-radio di jawa tengah ini ternyata sudah berpengalaman di dunia kepenyiaran radio selama bertahun-tahun. Dari segi bicaranya, beliau memang cukup berkompeten (ya iyalah), penuh ria, serta senantiasa pro aktiv pada kami selaku audiens.
Pertemuan kali ini bukan hanya sekedar pembicaraan monoton satu arah hlo. Yups ternyata semua peserta baik santri dan manajer radio harus berani unjuk kebolehan tampil didepan kelas berbicara layaknya penyiar professional(horee :D)
Namun, nampaknya pada malu malu sobat. Banyak yang grogi hingga pada keringat dingin. Begitu pula aku, walaupun hampir setiap waktu menyapa pendengar (penyiar maksudku :D), ternyata aku masih grogi. Haduwh, kenapa ya,,
Namun semua rasa grogi akhirnya mampu aku atasi setelah aku mencoba untuk yang kedua kalinya :D (Prok-prok_suara tepuk tangan).
Setelah semua peserta sudah mulai untuk mencoba didepan kelas, pak Agung Nugraha akhirnya memberikan beberapa tips untuk mengatasi rasa grogi tersebut. Salah satunya adalah sering berlatih.
Pada akhirnya telah sampai dipenghujung acara pelatihan Broad Casting pada sing itu. Satu kalimat yang dapat saya tangkap sebagai inti dari pertemuan adalah:
“Tidak mungkin pendapat kita 100% dapat diterima oleh orang lain, namun kita dapat memperdekat presentasi itu dengan cara komunikasi yang baik”
Subhanallah,.. kalimat singkat penuh makna tinggi. Memang benar sobat, karena tidaklah mungkin jalan pikiran kita itu selalu sejalan dengan pikiran orang lain. Namun setidaknya kita dapat meyakinkan orang lain agar sependapat dengan kita, yakni dengan cara komunikasi yang baik.
Sobatku yang baik, mungkin hanya sedikit yang dapat saya ceritakan pada sobat semuanya. Semoga dapat memberi warna tersendiri bagi kehidupan yang lebih baik.
Jangan lupa baca post selanjutnya ya :D
Wassalamu’alaikum Wr Wb


Dibalik Layar :D












Note : Kegiatan diatas diluar kegiatan keagamaan
Share this article :

0 komentar:

Poskan Komentar

Budayakan Berkomentar dengan Baik dan Sopan :)

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Arifin Budi Purnomo Blog - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger