Home » , » Macam Varietas Padi di Indonesia

Macam Varietas Padi di Indonesia

Written By Arifin Budi Purnomo on Jumat, 08 Maret 2013 | 23.17.00

Assalamu’alaikum Wr Wb

Sedikit berbagi cerita, kuliah pagi itu adalah Genetika Tumbuhan. Dosen pengampu nampaknya sedikit care pada para mahasiswa di kelas itu. Hingga akhirnya munculah pertanyaan dari sang dosen. “Ada berapa macam varietas padi di Indonesia?” tanya sang dosen. Namun disaat yang sama pula, semua mahasiswa justru hanya diam. Entah tak tau jawabanya atau gimana. Yang pasti saat itu, aku baru menyadari bahwa aku sebenarnya juga tidak tau banyak tentang padi :D.

Mahasiswa pertanian namun tidak tau tentang seluk beluk padi. Mungkin tidak hanya diriku saja hehe. Iya kan?. Ok lah, bukan masalah jika kita tidak segera mencari info dan menyelesaikan soal tersebut. Malam harinya, aku brosing di internet untuk mencari informasi tentang varietas padi. Dan berikut sedikit ringkasan yang saya susun.

Secara umum, tanaman padi dibedakan dalam 3 jenis varietas:

1. Varietas Padi Hibrida
Adalah varietas padi yang hasilnya akan maksimal bila sekali ditanam. Tetapi bila benih keturunannya ditanam kembali maka hasilnya akan berkurang jauh. Memang varietas ini dibuat atau direkayasa oleh pemiliknya untuk sekali tanam saja. Tujuannya agar petani membeli kembali. Harga benih hibrida sangat mahal, bisa mencapai 40 ribu-60 ribu per kilo.(mahal banget pokoknya). Varietas padi hibrida ada juga yang dilepas pemerintah. Tapi ada juga yang didatangkan (import) dari negara lain.
Contoh Padi Hibrida:
Intani 1 dan 2, PP1, H1, Bernas Prima, Rokan, SL 8 dan 11 SHS, Segera Anak, SEMBADA B3, B5, B8 DAN B9,  Hipa4, Hipa 5 Ceva, Hipa 6 Jete, Hipa 7, Hipa 8, Hipa 9, Hipa 10, Hipa 11, Long Ping (pusaka 1 dan 2), Adirasa-1, Adirasa-64,  Hibrindo R-1, Hibrindo R-2, Manis-4 dan 5, MIKI-1,2,3, SL 8 SHS, SL 11 HSS, dll.

Intani-2

2. Varietas Padi Unggul
Adalah varietas yang bisa berkali-kali ditanam dengan perlakuan yang baik. Hasil dari panen varietas ini bisa dijadikan benih kembali.  Ada petani yang bisa menanam sampai 10 kali lebih dengan hasil yang hampir sama. Varietas padi unggul biasanya telah di lepas oleh pemerintah dengan SK Menteri Pertanian. Varietas ini telah melewati berbagai uji coba. Harga benih verietas ini murah, harganya bisa mencapai 5 ribu- 10 ribu per kilo.
Contoh dari varietas ini yang banyak di tanam petani adalah
CIHERANG (bisa mencapai 47 % dari total varietas yang ditanam), IR-64, Mekongga, Cimelati, Cibogo, Cisadane, Situ Patenggang, Cigeulis, Ciliwung, Membramo, Sintanur, Jati luhur, Fatmawati, Situbagendit,  dll.
Sejak tahun 2008, penamaan padi berubah. Untuk padi sawah dinamakan Inpari (Inbrid Padi Irigasi). Misalnya: Inpari 1-10, Inpari 11, Inpari 12 dan Inpari 13, dll. Sedangkan  dari pihak BATAN telah mengeluarkan padi varietas : Cilosari, Diahsuci, Bestari, Inpari Sidenuk, Pandan Putri dll.
Pada tahun 2010/2011 untuk varietas Inpari, INPARI 13 lah yang banyak banyak ditanam petani. Pemerintah ingin agar INPARI 13 menggeser varietas ciherang yang paling banyak ditanam petani.
Untuk tahun 2011 juga, BB Padi telah mengeluarkan varietas terbaru dengan keunggulan yang lebih baik seperti : Inpari 14 Pakuan, Inpari 15 Parahyangan, Inpari 16 Pasundan, Inpari 17, Inpari 18, Inpari 19, Inpari 20, inpari 21, dll.
Untuk tahun 2012 : telah dilepas beberapa varietas padi, antara lain: inpari 22-29.
Untuk Padi Rawa ( Inpara ) juga banyak dilepas pemerintah. Contohnya: Inpara 1-8, dll. Demikian pula untuk padi gogo (inpago). Contohnya: Inpago 1-5, dll

  IR 64

Mekonga 


3. Varietas Padi Lokal
Varietas padi lokal adalah varietas padi yang sudah lama beradaptasi di daerah tertentu. Sehingga varietas ini mempunyai karakteristik spesifik lokasi di daerah tsb. Setiap varietas mempunyai keunggulan dan kelemahan. Demikian juga untuk varietas lokal tsb.

 
Contoh varietas lokal: varietas kebo, dharma ayu, pemuda idaman,  (Indramayu), Gropak, Ketan tawon, Gundelan ( Malang), Merong ( pasuruan ), Simenep , Srimulih, Andel Jaran, Ketan Lusi, Ekor Kuda, hingga Gropak ( Kulon Progo-Jogja), Angkong, Bengawan, Engseng, Melati, Markoti, Longong, Rejung Kuning, Umbul-umbul, Tunjung, Rijal, Sri Kuning, Untup, Tumpang Karyo, Rangka Madu, Sawah Kelai, Tembaga, Tjina,  dll.

Varietas padi lokal banyumas
Sebanyak 13 varietas padi lokal Banyumas terancam punah akibat tidak diperdayakan secara intensif. Dan ke tiga belas varietas padi lokal Banyumas tersebut adalah:
 
1.    Padi Hitam
2.    Padi Gandamana
3.    Padi Kidangsari
4.    Padi Konyal
5.    Padi Cere Unggul
6.    Padi Cere Kuning
7.    Padi Sari Wangi
8.    Padi Pandan Wangi
9.    Padi Mentik Wangi
10.  Padi Mentik
11.  Padi Mendali
12.  Padi Sri Wulan
13.  Padi Wangi Lokal.

Beras dari jenis padi tersebut, sebelum ditemukan jenis padi IR telah menjadi primadona masyarakat Banyumas. Terutama jenis Gandamana atau padi Grendeng. Namun saat ini, varietas tersebut hanya dapat dijumpai pada daerah-daerah tertentu di pelosok Banyumas. Itu pun populasinya sangat sedikit dan terbatas. Jenis padi Hitam, Konyal, Cere Unggul, Cere Kuning benihnya masih ada di Grumbul Kalipagu Desa Ketenger Kecamatan Baturraden.

 Mentik Wangi

Varietas Gandamana, Kidangsari, Sari Wangi, Pandan Wangi, Mentik, Mendali, Sri Wulan ditemukan di Desa Glempang Kecamatan Pekuncen. Dan, varietas Mentik Wangi dan Wangi Lokal benihnya didapat dari Fakultas Pertanian Unsoed.

Agar ketiga belas varietas tersebut tidak punah, sekarang varietas itu tengah dikembangkan di Balai Benih Bojongsari. Dua varietas di antaranya, yaitu Mentik Wangi dan Wangi Lokal telah memasuki masa panen, karena usia masa tanamnya sama dengan padi jenis IR.

Dicontohkan, di areal 9 hektare milik balai benih, sejak 29 Desember 2002 telah ditanam secara serentak varietas IR dan lokal. Ternyata, ketika varietas IR memasuki panen akhir Maret ini, untuk varietas lokal baru memasuki masa berbuah selisih 1 sampai 2 bulan.

Gambar varietas lain:



Gimana sobat? Mulai sekarang setidaknya kita sedikit lah mengetahui tentang varietas padi. Kalo bisa sih banyak, masak mahasiswa pertanian gak tau tentang padi. Benar? Ok, mungkin hanya sedikit yang dapat saya sampaikan. Kurangnya mohon maaf.

Assalamualaikum Wr Wb
Share this article :

34 komentar:

  1. infonya bermanfaat
    keep posting ya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih atas kunjunganya gan.
      Ok :D

      Hapus
  2. saya mesti bnyak bljar untuk bertani lbih sukses, mksh infonya...!

    BalasHapus
  3. akan kami coba untuk lebih sukses!

    BalasHapus
  4. slama ini saya brtani dengan system turun temurun, hasilnya tidak berubah.. saatnya kami terapkan metode yg lbih baik! mohon bimbingannya, terima kasih,, salam

    BalasHapus
  5. Trimakasih atas kunjungannya.
    Tetap semangaat para petani Indonesia.
    Satu permasalahannya adalah terkadang para petani dahulu kurang mengetahui seluk beluk perkembangan teknologi yang sebenarnya semakin membawa kemudahan dalam menghadapi perkembangan jaman.
    Semoga Sukses Selalu :)

    BalasHapus
  6. di purwokerto adakah yg menanam varietas batutegi?? terima kasih

    BalasHapus
  7. @nurul anisah: Terimakasih atas kunjungannya :)
    Setahu saya kebanyakan petani sekarang lebih memilih varietas IR daripada varietas local dengan banyak pertimbangan. Masalah Varietas batutegi sendiri saya belum mengetahui apakah ditanam di Purwokerto mengingat varietas itu biasa dibudidayakan pada lahan kering subur dan lahan kering Podzolik Merah Kuning(PMK) dari dataran rendah sampaiketinggian 500 m dpl

    BalasHapus
  8. Mas arifin,aku sempat muter muter di daerah cianjur yang katanya sudah menanam pad pandan putri yang berasal dari pandan wangi sudah melalui proses pemuliaan sehingga berumur genjah tapi kok disana saya tanyakan malah belum ada yang kenal padi pandan putri,informasinya dong mas bisa sms ke tlp saya 081329613476 aku pengen menanam.

    BalasHapus
  9. sy sangat tertarik ingin menanam 13 varietas lokal banyumas kira kira dimana bs mendapat benihnya mas,jika ada informasi bisa kasih tau sy di 085866161232

    BalasHapus
  10. sy sangat tertarik ingin menanam 13 varietas lokal banyumas kira kira dimana bs mendapat benihnya mas,jika ada informasi bisa kasih tau sy di 085866161232

    BalasHapus
  11. sy sangat tertarik ingin menanam 13 varietas lokal banyumas kira kira dimana bs mendapat benihnya mas,jika ada informasi bisa kasih tau sy di 085866161232

    BalasHapus
  12. Gan mau tany,kalau cari bi2t jenis inpara untuk wilayah jatim khususnya daerah jember,mohon info dan petunjuknya.trims

    BalasHapus
  13. Gimana dg Vrtas Padi Hibrida LOPP 11 & TEJ apa dah punya infonya,kalau ada kasih ya kang.

    BalasHapus
  14. sering kali peluncuran bibit unggul tidak dibarengi dengan cara budidayanya,yang mengakibatkan petani tidak bisa mendapatkan hasil yang maksimal, kami mempunyai benih padi kristal, jenis padi lokal yang perawatannya seperti padi biasa, kualitasnya seperti ciherang tetapi jumlah bulirnya 200-300 bulir/ malang sementara ciherang (max 200 bulir)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pak Kis, bisa pesan 5 kg saja dikirim ke ponorogo

      Hapus
    2. Pak Kis, bisa pesan 5 kg saja dikirim ke ponorogo

      Hapus
    3. Pak Kis, bisa pesan 5 kg saja dikirim ke ponorogo

      Hapus
    4. Pak Kis, bisa pesan 5 kg saja dikirim ke ponorogo

      Hapus
    5. Pak Kis, bisa pesan 5 kg saja dikirim ke ponorogo

      Hapus
    6. Pak Kis, bisa pesan 5 kg saja dikirim ke ponorogo

      Hapus
    7. Pak Kis, bisa pesan 5 kg saja dikirim ke ponorogo

      Hapus
    8. Pak Kis, bisa pesan 5 kg saja dikirim ke ponorogo

      Hapus
    9. Pak Kis, bisa pesan 5 kg saja dikirim ke ponorogo

      Hapus
    10. Pak Kis, bisa pesan 5 kg saja dikirim ke ponorogo

      Hapus
    11. Pak Kis, bisa pesan 5 kg saja dikirim ke ponorogo

      Hapus
    12. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

      Hapus
  15. padi hibrida yang pulen apa bos,aq prnh tnam sembada,hsilny bgs tp g lyak di konsumsi

    BalasHapus
  16. numpang copas ya gan., nice artikel

    BalasHapus
  17. Saya mau nanem padi lokal dimana bisa dapat bibitnya......klau ad info sms 08157632990

    BalasHapus
  18. mohon bantuannya... di mna ya ada jual bibit padi gogo..... klo ada yg tau mohon konfir masi... so"alnya sudah cari kmna2 gak da k temu....

    BalasHapus
  19. Berkunjung salam peetani Indonesia

    BalasHapus
  20. Sip, Maju terus petani Indonesia! Salam

    BalasHapus
  21. Artikel yang bermanfaat untuk para petani muda seperti aku ini!

    BalasHapus

Budayakan Berkomentar dengan Baik dan Sopan :)

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Arifin Budi Purnomo Blog - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger