Home » » Laporan Statistika Acara 1 Penyajian Data

Laporan Statistika Acara 1 Penyajian Data

Written By Arifin Budi Purnomo on Jumat, 31 Januari 2014 | 10.00.00

LAPORAN HASIL PRAKTIKUM
MATA KULIAH STATISTIKA DASAR








Oleh :
Arifin Budi Purnomo
NIM A1C012025






KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
FAKULTAS PERTANIAN
PURWOKERTO
2013




I.     PENYAJIAN DATA
A.    Tujuan
Melatih mahasiswa agar dapat menampilkan data penelitian dalam berbagai bentuk, sesuai dengan tujuan yang diinginkannya.


B.     Soal
Tabel 1. Nilai Ujian


           No
Nilai Ujian


1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
78
63
45
62
88
63
75
86
60
57
85
79
57
74
45
56
68
80
61
59
64
62
70
66
65
62
67
69
74
80
63
71
84
72
48
54
48
68
58
75

C.    Output SPSS
Tabel 2. Statistics
No
Valid
40
Missing
0
Sumber : Output SPSS
Tabel 3. Nilai Ujian


Frequency
Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid
45
2
5.0
5.0
5.0
48
2
5.0
5.0
10.0
54
1
2.5
2.5
12.5
56
1
2.5
2.5
15.0
57
2
5.0
5.0
20.0
58
1
2.5
2.5
22.5
59
1
2.5
2.5
25.0
60
1
2.5
2.5
27.5
61
1
2.5
2.5
30.0
62
3
7.5
7.5
37.5
63
3
7.5
7.5
45.0
64
1
2.5
2.5
47.5
65
1
2.5
2.5
50.0
66
1
2.5
2.5
52.5
67
1
2.5
2.5
55.0
68
2
5.0
5.0
60.0
69
1
2.5
2.5
62.5
70
1
2.5
2.5
65.0
71
1
2.5
2.5
67.5
72
1
2.5
2.5
70.0
74
2
5.0
5.0
75.0
75
2
5.0
5.0
80.0
78
1
2.5
2.5
82.5
79
1
2.5
2.5
85.5
80
2
5.0
5.0
90.0
84
1
2.5
2.5
92.5
85
1
2.5
2.5
95.0
86
1
2.5
2.5
97.5
88
1
2.5
2.5
100.0
Total
40
100.0
100.0




































Sumber : Output SPSS
Gambar 1. Grafik Nilai Ujian

D.    Interpretasi Output SPSS
Pada tabel statistik di atas N valid menunjukan bahwa jumlah data yang digunakan untuk analisis sebanyak 40 data. Missing menunjukan bahwa tidak ada data yang tidak digunakan dalam analisis data di atas.
Pada table uji di atas, nilai uji 45 mempunyai frekuensi 2, persentasenya sebesar 5%, valid persennya 5%. Nilai persen didapat dari  x 100% ( x 100%), kumulatif persen didapatkan dari nilai persen sebelumnya ditambah nilai persen data uji (0%+5%).
Nilai uji 48 mempunyai frekuensi 2, persentasenya sebesar 5%, valid persennya 5%, dan kumulatif persennya sebesar 10%. Nilai persen didapat dari  x 100% ( x 100%). Kumulatif persen didapat dari nilai persen sebelumnya ditambah nilai persen data uji (5%+5%).
Nilai uji 54 mempunyai frekuensi 1, persentasenya sebesar 2,5%, valid persennya 2,5%, dan kumulatif persennya sebesar 12,5%. Nilai persen didapat dari  x 100% ( x 100%). Kumulatif persen didapat dari nilai persen sebelumnya ditambah nilai persen data uji (10%+2,5%).
Nilai uji 56 mempunyai frekuensi 1, persentasenya sebesar 2,5%, valid persennya 2,5%, dan kumulatif persennya sebesar 15%. Nilai persen didapat dari  x 100% ( x 100%). Kumulatif persen didapat dari nilai persen sebelumnya ditambah nilai persen data uji (12,5%+2,5%).
Nilai uji 57 mempunyai frekuensi 2, persentasenya sebesar 5%, valid persennya 5%, dan kumulatif persennya sebesar 20%. Nilai persen didapat dari  x 100% ( x 100%). Kumulatif persen didapat dari nilai persen sebelumnya ditambah nilai persen data uji (15%+5%).
Nilai uji 58 mempunyai frekuensi 1, persentasenya sebesar 2,5%, valid persennya 2,5%, dan kumulatif persennya sebesar 22,5%. Nilai persen didapat dari  x 100% ( x 100%). Kumulatif persen didapat dari nilai persen sebelumnya ditambah nilai persen data uji ( 20%+2,5%).
Nilai uji 59 mempunyai frekuensi 1, persentasenya sebesar 2,5%, valid persennya 2,5%, dan kumulatif persennya sebesar 25%. Nilai persen didapat dari  x 100% ( x 100%). Kumulatif persen didapat dari nilai persen sebelumnya ditambah nilai persen data uji (22,5%+2,5%).
Nilai uji 60 mempunyai frekuensi 1, persentasenya sebesar 2,5%, valid persennya 2,5%, dan kumulatif persennya sebesar 27,5%. Nilai persen didapat dari  x 100% ( x 100%). Kumulatif persen didapat dari nilai persen sebelumnya ditambah nilai persen data uji (25%+2,5%).
Nilai uji 61 mempunyai frekuensi 1, persentasenya sebesar 2,5%, valid persennya 2,5%, dan kumulatif persennya sebesar 30%. Nilai persen didapat dari  x 100% ( x 100%). Kumulatif persen didapat dari nilai persen sebelumnya ditambah nilai persen data uji (27,5%+2,5%).
Nilai uji 62 mempunyai frekuensi 3, persentasenya sebesar 7,5%, valid persennya 7,5%, dan kumulatif persennya sebesar 37,5%. Nilai persen didapat dari  x 100% ( x 100%). Kumulatif persen didapat dari nilai persen sebelumnya ditambah nilai persen data uji (30%+7,5%).
Nilai uji 63 mempunyai frekuensi 3, persentasenya sebesar 7,5%, valid persennya 7,5%, dan kumulatif persennya sebesar 45%. Nilai persen didapat dari  x 100% ( x 100%). Kumulatif persen didapat dari nilai persen sebelumnya ditambah nilai persen data uji (37,5%+7,5%).
Nilai uji 64 mempunyai frekuensi 1, persentasenya sebesar 2,5%, valid persennya 2,5%, dan kumulatif persennya sebesar 47,5%. Nilai persen didapat dari  x 100% ( x 100%). Kumulatif persen didapat dari nilai persen sebelumnya ditambah nilai persen data uji (45%+2,5%).
Nilai uji 65 mempunyai frekuensi 1, persentasenya sebesar 2,5%, valid persennya 2,5%, dan kumulatif persennya sebesar 50%. Nilai persen didapat dari  x 100% ( x 100%). Kumulatif persen didapat dari nilai persen sebelumnya ditambah nilai persen data uji (47,5%+2,5%).
Nilai uji 66 mempunyai frekuensi 1, persentasenya sebesar 2,5%, valid persennya 2,5%, dan kumulatif persennya sebesar 52,5%. Nilai persen didapat dari  x 100% ( x 100%). Kumulatif persen didapat dari nilai persen sebelumnya ditambah nilai persen data uji (50%+2,5%).
Nilai uji 67 mempunyai frekuensi 1, persentasenya sebesar 2,5%, valid persennya 2,5%, dan kumulatif persennya sebesar 55%. Nilai persen didapat dari  x 100% ( x 100%). Kumulatif persen didapat dari nilai persen sebelumnya ditambah nilai persen data uji (52,5%+2,5%).
Nilai uji 68 mempunyai frekuensi 2, persentasenya sebesar 5%, valid persennya 5%, dan kumulatif persennya sebesar 60%. Nilai persen didapat dari  x 100% ( x 100%). Kumulatif persen didapat dari nilai persen sebelumnya ditambah nilai persen data uji (55%+5%).
Nilai uji 69 mempunyai frekuensi 1, persentasenya sebesar 2,5%, valid persennya 2,5%, dan kumulatif persennya sebesar 62,5%. Nilai persen didapat dari  x 100% ( x 100%). Kumulatif persen didapat dari nilai persen sebelumnya ditambah nilai persen data uji (60%+2,5%).
Nilai uji 70 mempunyai frekuensi 1, persentasenya sebesar 2,5%, valid persennya 2,5%, dan kumulatif persennya sebesar 65%. Nilai persen didapat dari  x 100% ( x 100%). Kumulatif persen didapat dari nilai persen sebelumnya ditambah nilai persen data uji (62,5%+2,5%).
Nilai uji 71 mempunyai frekuensi 1, persentasenya sebesar 2,5%, valid persennya 2,5%, dan kumulatif persennya sebesar 67,5%. Nilai persen didapat dari  x 100% ( x 100%). Kumulatif persen didapat dari nilai persen sebelumnya ditambah nilai persen data uji (65%+2,5%).
Nilai uji 72 mempunyai frekuensi 1, persentasenya sebesar 2,5%, valid persennya 2,5%, dan kumulatif persennya sebesar 70%. Nilai persen didapat dari  x 100% ( x 100%). Kumulatif persen didapat dari nilai persen sebelumnya ditambah nilai persen data uji (67,5%+2,5%).
Nilai uji 74 mempunyai frekuensi 2, persentasenya sebesar 5%, valid persennya 5%, dan kumulatif persennya sebesar 75%. Nilai persen didapat dari  x 100% ( x 100%). Kumulatif persen didapat dari nilai persen sebelumnya ditambah nilai persen data uji (70%+5%).
Nilai uji 75 mempunyai frekuensi 2, persentasenya sebesar 5%, valid persennya 5%, dan kumulatif persennya sebesar 80%. Nilai persen didapat dari  x 100% ( x 100%). Kumulatif persen didapat dari nilai persen sebelumnya ditambah nilai persen data uji (75%+5%).
Nilai uji 78 mempunyai frekuensi 1, persentasenya sebesar 2,5%, valid persennya 2,5%, dan kumulatif persennya sebesar 82,5%. Nilai persen didapat dari  x 100% ( x 100%). Kumulatif persen didapat dari nilai persen sebelumnya ditambah nilai persen data uji (80%+2,5%).
Nilai uji 79 mempunyai frekuensi 1, persentasenya sebesar 2,5%, valid persennya 2,5%, dan kumulatif persennya sebesar 85%. Nilai persen didapat dari  x 100% ( x 100%). Kumulatif persen didapat dari nilai persen sebelumnya ditambah nilai persen data uji (82,5%+2,5%).
Nilai uji 80 mempunyai frekuensi 2, persentasenya sebesar 5%, valid persennya 5%, dan kumulatif persennya sebesar 90%. Nilai persen didapat dari  x 100% ( x 100%). Kumulatif persen didapat dari nilai persen sebelumnya ditambah nilai persen data uji (85%+5%).
Nilai uji 84 mempunyai frekuensi 1, persentasenya sebesar 2,5%, valid persennya 2,5%, dan kumulatif persennya sebesar 92,5%. Nilai persen didapat dari  x 100% ( x 100%). Kumulatif persen didapat dari nilai persen sebelumnya ditambah nilai persen data uji (90%+2,5%).
Nilai uji 85 mempunyai frekuensi 1, persentasenya sebesar 2,5%, valid persennya 2,5%, dan kumulatif persennya sebesar 95%. Nilai persen didapat dari  x 100% ( x 100%). Kumulatif persen didapat dari nilai persen sebelumnya ditambah nilai persen data uji (92,5%+2,5%).
Nilai uji 86 mempunyai frekuensi 1, persentasenya sebesar 2,5%, valid persennya 2,5%, dan kumulatif persennya sebesar 97,5%. Nilai persen didapat dari  x 100% ( x 100%). Kumulatif persen didapat dari nilai persen sebelumnya ditambah nilai persen data uji (95%+2,5%).
Nilai uji 88 mempunyai frekuensi 1, persentasenya sebesar 2,5%, valid persennya 2,5%, dan kumulatif persennya sebesar 100%. Nilai persen didapat dari  x 100% ( x 100%). Kumulatif persen didapat dari nilai persen sebelumnya ditambah nilai persen data uji (97,5%+2,5%).
Berdasarkan grafik frekuensi, sumbu X menunjukan nilai uji dan sumbu Y menunjukan frekuensi atau banyaknya mahasiswa. Nilai uji 45, 48, 57, 68, 74-75 dan 80 memiliki frekuensi sebesar 2, artinya mahasiswa yang mendapatkan nilai 45, 48, 57, 68, 74-75 dan 80 adalah 2 orang. Nilai uji 54, 56, 58-61, 64-67, 69-72, 78-79 dan 84-88 memiliki frekuensi sebesar 1, artinya mahasiswa yang mendapatkan nilai 54, 56, 58-61, 64-67, 69-72, 78-79 dan 84-88 adalah 1 orang. Sedangkan nilai uji 62 dan 63 memiliki frekuensi sebesar 3, artinya mahasiswa yang mendapatkan nilai 62 dan 63  adalah 3 orang.
Share this article :

1 komentar:

Budayakan Berkomentar dengan Baik dan Sopan :)

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Arifin Budi Purnomo Blog - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger