Home » » Buku Kedua Antologi Cerpen "Negeriku Berduka Negeriku Menangis"

Buku Kedua Antologi Cerpen "Negeriku Berduka Negeriku Menangis"

Written By Arifin Budi Purnomo on Rabu, 24 Februari 2016 | 14.43.00

Penulis Kontributor:
A.Raissa, Ifa Avianty, Rere Zivago, Eclair Auclair, Medina Azzahra, Anggi Putri, Hermawan Satya Budi, Iwan Al Wa’di, Jayadi Oemar Bakrie, Mas Ipin, Masita Rauf, Ricky Ramadhan D, Mutiara Kurniati, Nazri Z Syah Nazar, Nisa Utami, Achmad Burhanuddin Faqih, Rifqah Husnul, Riyanti Binti Rachmad, Seruni Warakandi, Sonya Hero, V.n. Aini, Yunita Nurisfa Mayasari, Rahmi Mardatillah, Irsyadiyah, Yhulis, Wildan Fuady, Wika Mardiyah, Frandhy Rizal, Ummu Maila, Risa Rii Leon, Mahfudz Ahmad, Hulya Ashfie, Sofia HD, Hikari Kagawa, Elnina Zee, Chiizumi, Yulyana Safitri, Asty Hanani, Anis S. Shoclichah, Aidaku Niraya, Dela Oktadiani, dan Fajriatun.

Sinopsis:
 
 “Tuhan, marahkah Kau pada kami? Hingga Kau luluh lantakkan negeri ini?”

Kantung-kantung air mata mulai mengering. Lengkung senyuman langka, yang ada hanya tangisan, teriakan dan ronta ketakutan. Seolah-olah terbangun dari mimpi buruk. Perasaan hati yang berkecamuk. Sulit untuk menerima kenyataan, bahwa negeriku kini mengamuk. Media berkicau, Indonesia gawat darurat. Bencana alam, gempa, banjir, tsunami, tanah longsor menghantam beberapa kawasan Indonesia. Alam marah, bumi bergoyang, langit menangis, angin berhembus kencang, ombak menerjang, dan luapan air bah segala material, semua seolah rata dengan tanah.

Indonesia terancam. Pada siapa hati mengadu? Tuhan, sentilanmu begitu dahsyat. Sedetik yang lalu memang tak bisa diulang, sedetik yang akan datang tak dapat dibayangkan. Kini, hanya dengan sekali kedipan mata. Senyuman berganti jadi tangisan. Kebersamaan bisa berganti jadi kesendirian. Suasana aman bisa jadi genting dan sangat menakutkan. Kini, semua itu benar-benar terjadi. Apakah ini ujian dari Tuhan untuk menilai kesabaran di antara hamba-Nya? Atau ini adalah teguran karena manusia yang merusak bumi secara perlahan? Alam sedang marah? 

Buku                : Negeriku Berduka Negeriku Menangis
Penerbit           : Pena Indis
ISBN               : 978-602-1334-04-1
Aksara             : Nitha Ayesha
Tata Letak       : Fandy Said
Desain Cover  : Fandy Said
Ukuran buku   : 14 X 20 cm
Tebal Buku      : 164 hlm
Harga              : Rp. 40.000,- (Di luar Ongkir)

Biodata Penulis/Kontributor.
Mas Ipin adalah penulis muda kelahiran Sukoharjo Jawa Tengah tahun 1994 silam dengan nama asli Arifin Budi Purnomo. Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto angkatan 2012 ini senantiasa mencoba menuliskan jejak hidupnya dalam sebuah kisah ispiratif. Informasi selanjutnya dapat menghubungi Hp. 08975040033, FB: Arifin Budi Purnomo, atau email arifinb92@yahoo.co.id.
Share this article :

0 komentar:

Poskan Komentar

Budayakan Berkomentar dengan Baik dan Sopan :)

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Arifin Budi Purnomo Blog - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger